Penguatan Kapasitas Kelembagaan Karang Taruna dalam Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal di Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Keywords:
Karang Taruna, Ekonomi Kreatif, Penguatan Kapasitas, Potensi Lokal, PemberdayaanAbstract
Kelembagaan Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai wadah pemberdayaan pemuda dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas kelembagaan yang berdampak pada suboptimalnya peran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kapasitas kelembagaan Karang Taruna di Kecamatan Turi, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, merumuskan strategi penguatan kapasitas yang tepat, mengukur efektivitas program penguatan, dan merancang bentuk keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi kreatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, pendampingan, dan workshop dengan melibatkan 50 peserta dari berbagai kategori. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman konsep ekonomi kreatif sebesar 78%, kemampuan identifikasi potensi lokal meningkat 82%, dan keterampilan manajerial kelembagaan naik 75%. Program berhasil mengidentifikasi lima tantangan utama dan merumuskan strategi penguatan kapasitas yang komprehensif. Dampak positif terlihat dari terbentuknya roadmap pengembangan ekonomi kreatif dan komitmen keberlanjutan program melalui jejaring kemitraan strategis. Kesimpulan menunjukkan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan Karang Taruna terbukti efektif meningkatkan peran serta anggota dalam pemberdayaan ekonomi kreatif dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan potensi lokal di Kecamatan Turi.











