Pengembangan Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Islam Di Era Digital Presfektif Ki Hajar Dewantara Dan Relevansinya Dalam Pendidikan Islam
Keywords:
Profesional Guru, Era Digital, Ki Hajar DewantaraAbstract
Pemikiran Ki Hajar Dewantara di bidang pendidikan memberikan gaya khas di pendidikan di Indonesia. Terutama dalam mengembangkan profesional guru di era digital. Tujuan penelitian adalah: Untuk mengetahui strategi pengembangan profesinal guru dalam pandangan Ki Hajar Dewantara di era digital. Penelitian ini menggunakan desain penelitian perpustakaan dokumen untuk pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi dan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep guru menurut pandangan Ki Hajar Dewantara tercermin dalam konsep-konsep yang ia proklamirkan, misalnya ing ngarso sung tulodo (jika di depan memberi contoh), ing madyo mangun karso (jika di tengah memberi dorongan), tut wuri handayani (jika di belakang memberi dorongan), yang kemudian kenal dengan konsep momong, among, ngemong. Adapun statregi pengembangan profesional guru yang dilakukan di era digital dengan memanfaatkan tehnologi. Konsep peningkatan profesionalisme guru melalui berbagai aspek, salah satunya menurut Ki Hajar Dewantara. Salah satu faktor penting yang mempunyai pengaruh besar terhadap mutu pendidikan adalah kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan. Kepala sekolah dituntut untuk mampu memimpin serta mengatur dan mengelola pelaksanaan program belajar mengajar yang diselenggarakan untuk mencapai tujuan pendidikan. Serta semua elemen di dalam pendidikan tersebut seperti pendidik, peserta didik, lingkungan. Pelaksanaan pengembangan profesional guru dengan melaksanakan pelatihan, workshop, seminar, maupun sertifikasi terkait pengembangan media, sumber, serta pengembangan materi pelajaran berbasis digital, supervisi, KKG, PKG, MGMP.











