Optimalisasi Potensi Komunitas Lokal Untuk Desa Wisata Di Kauman, Ponorogo

Authors

  • Hanifah Noviandari STAI Terpadu Yogyakarta Author
  • Kenia Desi Putri STAI Terpadu Yogyakarta Author

Keywords:

Asset-Based Community Development, desa wisata, kearifan lokal, optimalisasi aset, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

 Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal memerlukan pemahaman mendalam terhadap aset dan potensi komunitas sebagai fondasi keberlanjutan. Desa Kauman, Ponorogo memiliki kekayaan sosial-budaya yang belum teroptimalkan untuk mendukung pengembangan desa wisata. Pengabdian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aset dan kekuatan sosial-budaya masyarakat Kauman, menerapkan metode Asset-Based Community Development (ABCD) dalam mengoptimalkan aset komunitas lokal, dan menganalisis kontribusi optimalisasi aset terhadap kesiapan dan keberlanjutan pengembangan desa wisata. Metode ABCD dilaksanakan melalui pemetaan aset, pelatihan partisipatif, dan pendampingan intensif terhadap 50 peserta dari berbagai kategori selama periode 7-14 November 2025. Hasil kegiatan menunjukkan teridentifikasinya 23 aset fisik, 18 aset sosial-budaya, dan 15 kapasitas sumber daya manusia yang potensial untuk dikembangkan. Melalui penerapan metode ABCD, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat tentang potensi lokal sebesar 78%, peningkatan kesiapan kelembagaan sebesar 72%, dan peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan desa wisata sebesar 84%. Optimalisasi aset lokal berkontribusi signifikan terhadap penguatan identitas budaya, peningkatan kapasitas pengelolaan, dan pembentukan model pengembangan desa wisata yang berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis aset dalam membangun kemandirian dan keberlanjutan desa wisata.

Downloads

Published

2025-12-31