Edukasi Daur Ulang Sampah Kertas Sebagai Upaya Peningkatan Kreativitas Dan Kesadaran Lingkungan Anak-Anak Di Padukuhan Jayan Bantul
Keywords:
Daur Ulang,, Sampah Kertas, Kreativitas Anak, Kesadaran Lingkungan, KKNAbstract
Limbah sampah kertas domestik yang terus meningkat dan terbatasnya ruang edukasi informal bagi anak-anak menjadi permasalahan lingkungan sekaligus pendidikan di tingkat lokal. Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Terpadu (STAIT) Yogyakarta Kelompok Dua, dilaksanakan program "Edukasi Daur Ulang Sampah Kertas" di Padukuhan Jayan, Canden, Jetis, Bantul. Pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini sekaligus menstimulasi kreativitas anak-anak melalui pemanfaatan limbah menjadi media rekreatif. Metode pelaksanaan program meliputi empat tahapan: observasi situasi mitra, perancangan modul, aksi pelaksanaan edukasi-praktik pembuatan bubur kertas (pulp), serta evaluasi dampak. Hasil program menunjukkan keberhasilan intervensi yang signifikan, di mana model pembelajaran non-formal berhasil menciptakan ruang belajar interaktif bebas tekanan yang memicu kolaborasi organik antaranak. Anak-anak terbukti mampu mempraktikkan pembagian peran, bertukar ide, dan mengalami peningkatan rasa percaya diri (sense of achievement) setelah berhasil mengubah limbah menjadi produk karya mandiri. Kendala utama program ini meliputi alokasi waktu yang terbatas serta cakupan wilayah yang baru berfokus pada RT 01 dan RT 02. Secara keseluruhan, program ini efektif mentransformasi masalah lingkungan menjadi peluang edukasi karakter berbasis kelestarian alam di tingkat padukuhan.











