Akselerasi Pemasaran Produk Umkm Kuliner Melalui Pelatihan E-Commerce Dan Strategi Konten Digital Di Kota Padang, Sumatera Barat
Abstract
Abstrak
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Padang menghadapi tantangan serius dalam memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran yang efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengakselerasi kemampuan pemasaran digital pelaku UMKM kuliner melalui pelatihan e-commerce dan strategi konten digital yang terstruktur. Program dilaksanakan pada tanggal 13 November 2025 dengan melibatkan 50 peserta pelaku UMKM kuliner di Kota Padang menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yakni pendekatan yang mengoptimalkan potensi dan aset lokal yang telah dimiliki komunitas sebagai modal utama pengembangan. Metode kegiatan mencakup serangkaian tahapan ABCD mulai dari pemetaan aset (discovery), pembuatan impian kolektif (dream), perencanaan program (design), hingga pelaksanaan dan pendampingan (destiny). Evaluasi dilakukan menggunakan model empat level Kirkpatrick yang diintegrasikan dengan Taksonomi Bloom pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Hasil pre-test menunjukkan rata-rata pemahaman peserta berada pada kategori Kurang (48,2%), sementara post-test mencatat peningkatan signifikan ke kategori Baik (79,6%). Pada dimensi kognitif, afektif, dan psikomotor terjadi peningkatan masing-masing sebesar 34,8%, 28,4%, dan 31,2%. Temuan utama menunjukkan bahwa program pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi peserta dalam pengelolaan toko online, pembuatan konten visual, penerapan strategi Search Engine Optimization (SEO), serta penguatan branding produk kuliner lokal. Implikasi temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pendekatan berbasis aset dengan literasi digital dalam pemberdayaan UMKM kuliner di era ekonomi digital, sekaligus menjadi model intervensi yang berpotensi direplikasi pada konteks daerah serupa di Indonesia











