Kajian Teoritis Artificial Intelligence (AI) Dalam Pandangan Islam Dan Etikanya
Keywords:
kajian teoritis, Artificial Intelligence, AI, Pandangan Islam, EtikaAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara teoritis apa itu AI/Kecerdasan Buatan, apa itu AI dalam perspektif Islam dan peran Etika dalam AI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif, sumber datanya diperoleh melalui kajian pustaka baik buku maupun jurnal yang membahas tentang kecerdasan buatan/AI atau Artificial Intelligence, selain itu juga mengenai pandangan Islam dalam memandang ilmu pengetahuan dan teknologi dan etika dalam AI. Hasil dari penelitian tersebut adalah konsep Artificial Intelligence (AI) yaitu mengadopsi dan meniru bentuk, karakter dan kebiasaan manusia yang akan diimplementasikan pada komputer. Dengan menggunakan pendekatan alami, penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah kecerdasan buatan (AI) akan menghasilkan duplikasi ciptaan Tuhan. Alasan penting lainnya. Penelitian lain mengenai AI adalah menciptakan komputer yang cerdas dan mampu memahami sistem kerja otak manusia. Oleh karena itu, AI telah dirancang agar lebih praktis dengan CPU yang lebih cepat, memori massal yang lebih murah, dan perangkat lunak yang canggih. Islam mendukung perkembangan teknologi itu sendiri karena umat Islam harus memiliki sifat-sifat ilmuwan, yaitu kritis, terbuka menerima kebenaran dari mana pun ilmu itu berasal, dan selalu menggunakan akal untuk berpikir kritis, yang semuanya terdapat dalam Al-Qur'an. . Hal inilah yang membawa pada perlunya setiap umat Islam untuk mampu berprestasi di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) sebagai sarana hidup yang harus diutamakan untuk mencapai kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat (QS. Al- Qashash/28:77; QS.An-Nahl/16:43; QS.AlMujadilah/58:11; Dasar-dasar etika dalam AI, dengan melihat apakah kreasi atau gagasan mereka mengenai teknologi canggih berbasis AI bersifat non-diskriminatif dan tidak melanggar privasi individu mana pun. Di era AI, kita semua akan menjadi konsumen AI yang kompeten dan bahkan produsen olahraga..




